Imbuhan:pengertian, jenis, bentuk, dan contoh
A. Pengertian Imbuhan
Imbuhan adalah kata tambahan yang diletakkan di awal, tengah, atau akhir kata dasar. Imbuhan berfungsi untuk membentuk kata baru, memberikan keterangan, atau mengubah makna kata dasar.
B. Jenis-jenis imbuhan
Jenis-jenis imbuhan: Prefiks (awalan), Sufiks (akhiran), Infiks (sisipan), Konfiks (gabungan awalan dan akhiran).
C. Fungsi-fungsi imbuhan:
-Membentuk kata benda
-Membentuk kata kerja
-Membentuk kata sifat
-Membentuk kata bilangan
-Membentuk kata keterangan
-Mengubah kelas kata
-Memperluas makna kata dasar
-Memberikan keterangan waktu dan keadaan
-Memberikan nuansa atau keterangan tambahan
-Mengindikasikan kepemilikan
D. Bentuk-bentuk imbuhan
Bentuk imbuhan dalam bahasa Indonesia terbagi menjadi empat jenis, yaitu awalan, sisipan, akhiran, dan apitan.
1.Awalan
Ber-, di-, ter-, per-, peng-, ke-, dan se-
Contoh kata berimbuhan awalan: Santi menari bersama dengan rekan satu sanggar
2.Sisipan
-el-, -em-, -er-, dan -in-
Contoh kata berimbuhan sisipan: Gerobak melaju dengan kencang
3.Akhiran
-kan, -an, dan -i
4.Apitan
Ke-an, per-an, peN-an, ber-an, dan se-nya
Imbuhan juga dapat dibedakan berdasarkan frekuensi penggunaannya, yaitu imbuhan produktif dan imbuhan tak produktif
E. Contoh Imbuhan
Contoh imbuhan:
1.Prefiks "ber-" untuk membentuk kata kerja, seperti "bermain"
2.Sufiks "-an" untuk membentuk kata benda, seperti "jualan"
3.Infiks "-el-" untuk memberikan nuansa, seperti "penelitian"
4.Konfiks "ke-" untuk membentuk kata, seperti "ketakutan"
Comments
Post a Comment